Pemko Lhokseumawe Tertibkan Warnet Selama Ramadhan

PENERTIBAN JALUR MACET

Lhokseumawe, (Analisa). Dinas Perhubungan Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbudpar) Kota Lhokseumawe, Rabu (2/7) melakukan pemantauan terhadap sejumlah warung internet (warnet) yang beroperasi dalam bulan Ramadan untuk memastikan operasional usaha ini sesuai peraturan.

Pengelola usaha tersebut juga diminta ikut berpartisipasi menjaga kesucian ramadan dengan menjalankan usaha warnet sesuai syariat Islam yang berlaku di daerah ini.

Pantauan Analisa, Rabu (2/7), petugas Seksi Pos dan Telekomunikasi Dishubbudpar Kota Lhokseumawe turun langsung memantau kegiatan operasional warnet di empat kecamatan di Lhokseumawe dengan menyinggahi setiap warnet yang tengah beroperasi.

Pemantauan dilakukan karena disinyalir ada sejumlah warnet yang tidak mematuhi aturan selama bulan puasa.

Para petugas mendatangi langsung masing-masing warnet kemudian memantau aktivitasnya. Mereka juga mengingatkan agar dalam operasionalnya senantiasa mematuhi imbauan yang dikeluarkan muspida dan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Lhokseumawe.

Dalam imbauan itu tidak dibenarkan membuka usaha warnet pada waktu salat Tarawih serta jam-jam salat lainnya. Juga tidak dibolehkan membuka usaha warnet di atas pukul 00.00 WIB.

Kasi Postel Dishubudpar Kota Lhoseumawe, Fahmi, mengungkapkan pemantuan aktivitas warnet yang dilaksanakan tersebut juga sebagai bentuk sosialisasi bagi pengelola warnet supaya senantiasa mematuhi aturan yang berlaku dalam menjalankan usahanya, terlebih pada bulan puasa.

Selain itu, pengusaha warnet juga diharapkan ikut berpartisipasi dalam menjaga moral generasi muda dari pengaruh buruk globalisasi yang tersebar melalui dunia maya seperti pornografi dan judi online yang dapat merusak generasi muda bangsa.

Oleh sebab itu, pihaknya sangat meminta pengertian dan kerja sama pemilik warnet supaya memblokir situs-situs berbau pornografi agar tidak diakses secara sembarangan. “Kita meminta pengelola warnet supaya memperketat pengawasan sehingga pelanggan yang menggunakan jasa warnet tidak membuka situs pornografi,” tutupnya. (kdn)

Pin It

Leave a Reply