Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id Dishubparbud Kota Lhokseumawe Wed, 01 Mar 2017 01:53:16 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.6.4 Pemilihan Duta Wisata Kota Lhokseumawe Tahun 2017 Kembali Dibuka http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/pemilihan-duta-wisata-kota-lhokseumawe-tahun-2017-kembali-dibuka.html Wed, 01 Mar 2017 01:52:33 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=228 duta wisata 2017 - Copy

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Lhokseumawe kembali membuka pendaftaran pemilihan duta wisata Kota Lhokseumawe Tahun 2017 bagi putra dan putri terbaik untuk menjadi Agam dan Inong akan mewakili Kota Lhokseumawe dalam ajang yang sama di tingkat Provinsi Aceh.

Kepala Disporapar Kota Lhokseumawe, ZULKIFLI, S. Ag, M.Pd, mengatakan, pihaknya telah membentuk suatu kepanitiaan dalam rangka melakukan seleksi terhadap duta wisata Lhokseumawe.

“Ini program tahunan. Pendaftaran sudah dibuka. Bagi generasi muda Kota Lhokseumawe bisa mendaftarkan diri pada sekretariat panitia,” katanya.

Beliau Menambahkan, ajang pemilihan duta wisata ini merupakan atraksi wisata yang bertujuan melestarikan budaya daerah sekaligus sarana pengembangan potensi bakat, kreatifitas, kecerdasan para generasi muda untuk menjadi figur yang dapat berperan dalam mempromosikan kekayaan seni, budaya dan pariwisata khususnya.

Untuk menjadi Duta wisata harus teruji di bidang pariwisata, adat dan budaya, public speaking, kepribadian, bakat, hingga pengetahuan umum lainnya.

“Peserta akan mengikuti beberapa tahap seleksi yang telah ditentukan panitia. Rangkaian seleksi tersebut wajib diikuti seluruh peserta untuk bisa dinilai oleh dewan juri pada saat grand final nantinya,” ujar Kepala Bidang pariwisata, Usfah Herlinda, yang juga sebagai Ketua Panitia ajang bergengsi ini.

Beliau berharap siapapun nantinya yang tampil sebagai pemenang dapat menjadi ikon dan membantu promosi kepariwisataan daerah.

Adapun kriteria yang dibutuhkan untuk menjadi Duta Wisata Lhokseumawe 2017 adalah sebagai berikut :

  1. Warga Negara Indonesia
    2. Usia : 17 – 25 tahun
    3. Tinggi badan minimal : Agam 165cm, Inong 160cm
    4. Berpenampilan menarik dan berwawasan luas
    5. Belum pernah menjadi finalis duta wisata di kabupaten/kota lain
    6. Melengkapi berkas pendaftaran: klik link https://goo.gl/U6yPdk atau langsung ke kantor Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe dibelakang Gudang PLN lancing Garam Kota Lhokseumawe
  2. Untuk Informasi :

– menghubungi 08126958762 (Diana) atau di

– akun facebook http://www.facebook.com/lhokseumawetourism

– Instagram di @lhokseumawetourism

Pendaftaran Peserta Calon Duta Wisata Lhokseumawe  Tahun 2017 dimulai sejak tanggal 1 Maret 2017 – 30 Maret 2017 dan pengembalian berkas pendaftaran langsung ke kantor Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata Kota Lhokseumawe dibelakang Gudang PLN lancang Garam Kota Lhokseumawe

Jadilah bagian dari muda mudi generasi terbaik bangsa dalam meningkatkan pariwisata khususnya Kota Lhokseumawe

 

 

 

]]>
Perubahan Nama Jalan Dalam Wilayah Kota Lhokseumawe tahun 2016 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/perubahan-nama-jalan-dalam-wilayah-kota-lhokseumawe-tahun-2016.html Sat, 05 Nov 2016 03:49:49 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=218 Berikut adalah Perubahan Nama Jalan dalam Wilayah Kota Lhokseumawe Tahun 2016

]]>
Kunjungan PLT SEKDA Lhokseumawe ke Dishubparbud http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/kunjungan-plt-sekda-lhokseumawe-ke-dishubparbud.html Thu, 16 Jun 2016 03:43:17 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=211 apel3

Pada  hari rabu tanggal 15 Juni 2016 bertempat di Kantor Dinas Perhubungan, Pariwisata dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe Plt Sekdako Lhokseumawe Miswar, SE, M.SP melakukan kunjungan guna memberikan arahan dan menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Aceh Nomor 061.2/9027  Tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadhan 1437 H.

Selain itu Miswar, SE, M.SP juga mengarahkan supaya Dinas  yang melayani Kebutuhan Publik haruslah meningkatkan pelayanan masyarakat, mengantisipasi kecelakaan yang diakibatkan adanya kesalahan teknis baik kurangnya rambu-rambu lalulintas, traficligh yang tidak berfungsi. Pada kesempatan tersebut Beliau juga memberikan motivasi dan apresiasi kepada petugas lapangan DishubParBud Lhokseumawe untuk meningkatkan kinerja yang lebih kedepannya dalam menjaga ketertiban lalulintas di Kota Lhokseumawe

Beliau juga menekankan supaya bagian Infokom giat melakukan gebrakan khususnya dalam penyampaian informasi dan pengembangan Komunikasi. Sehingga  informasi mengenai kemajuan Kota Lhokseumawe dapat selalu diekspos melalui website yang disediakan dan selalu melakukan updite yang terkini.

Dibidang Pariwisata, Miswar berpesan supaya objek wisata dijaga Kebersihan khususnya pantai ujong blang dimana merupakan salah satu objek wisata di Kota Lhokseumawe. Bekerjasama dengan instansi terkait mengenai kebersihan dan menghidupkan kelompok sadar wisata sehingga wisata menjadi salah satu ikon Kota Lhokseumawe.

By. Raja

]]>
Peran Serta Dinas Perhubungan Memperingati Maulid Kota Lhokseumawe http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/peran-serta-dinas-perhubungan-memperingati-maulid-kota-lhokseumawe.html Thu, 21 Jan 2016 03:45:13 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=187 20160118_114302

Dishubparbud Kota Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe, menggelar perayaan peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW yang di pusatkan di halaman Masjid Islamic Centre tanggal 18 Januari 2016.

Pada acara peringatan Maulid Akbar ini diikuti oleh seluruh instansi Pemerintah dan warga Kota Lhokseumawe. Dalam pelaksanaan maulid tersebut, baik penyajian maupun bentuk makanannya, tetap berciri khas kenduri maulid di Aceh, seperti bu kulah (nasi berbungkus daun pisang berbentuk piramida) dan juga memakai daloeng (tempat hantaran nasi dan menu yang berbentuk silender). Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe ikut turut serta menyediakan 8 Daloeng untuk warga Kota Lhokseumawe

Sesuai dengan harapan, pada perayaan peringatan maulid akbar dibanjiri sedikitnya 15 ribu masyarakat Kota Lhokseumawe, dan dalam pelaksanaan acara tersebut Pemko Lhokseumawe turut mengundang 1.000 anak yatim.

Untuk Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan sendiri, pembagian Makanan di koordinir oleh Kabid (Kepala Bidang) Pariwisata, Usfah Herlinda, SE, MSM. Beliau juga seperti yang terlihat dalam gambar juga turut serta dalam membagikan sendiri makanan yang ada di dalam Dalong.

Tenda Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan menjadi favorit dan sangat diminati oleh masyarakat, karena pelayanan yang diberikan sangat ramah dan bersahabat. Dalam waktu singkat semua isi Dalung yang berisi ratusan Bungkus Nasi habis dibagikan kepada masyarakat.

Pada malam harinya dilaksanakan ceramah agama yang akan disampaikan Tgk H Ridwan (Kadis Syariat Islam Kota Banda Aceh).

Sebagaimana pada peringatan maulid tahun lalu yang dilaksanakan juga di Islamic Centre Lhokseumawe, dihadiri oleh ribuan masyarakat dan menikmati makanan kenduri secara bebas. Selain daripada undangan khusus kepada sejumlah pejabat penting dari Provinsi Aceh dan juga yang ada di sekitar wilayah Kota Lhokseumawe.

 Berikut adalah beberapa Gambar yang sempat terekam:

20160118_114414

]]>
Walikota Lhokseumawe Canangkan Bus Sekolah Gratis http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/walikota-lhokseumawe-canangkan-bus-sekolah-gratis.html Wed, 09 Dec 2015 04:35:25 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=127 bus gratis

Wali Kota Lhokseumawe Suaidi yahya yang didampingi oleh Kadishubparbud Kota Lhokseu,awe Ishaq Rizal, melakukan pemasangan stiker pada bus sekolah

Lhokseumawe, 17/9 (Atjeh Bisnis)- Wali Kota  Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, mencanangkan operasional bus sekolah gratis kepada pelajar yang ada dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

Pencanangan bus sekolah gratis tersebut dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan upacara Hari Perhubungan Nasional, yang bertempat di Lapangan Hira’ Lhokseumawe, Kamis.

Wali Kota Lhokseumawe mengatakan, sebanyak 11 unit bus sekolah dimaksud, akan beroperasi di wilayah Kota Lhokseumawe dan dapat dipergunakan secara gratis oleh pelajar, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga SLTA dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

“Bus ini gratis bagi pelajar yang ada dalam wilayah Kota Lhokseumawe dan dipergunakan khusus untuk kegiatan belajar para siswa,” ucap Suaidi Yahya.

Jelasnya, bus sekolah dimaksud, akan beroperasi sejak pukul 6 pagi hingga sore hari. Begitu juga dengan rute operasionalnya, mulai dari pusat kota hingga ke wilayah pedalaman dalam wilayah Kota Lhokseumawe saja.

Dirinya juga menegaskan, kepada para supir untuk tidak melakukan pengutipan biaya kepada para pelajar selama jam operasionalnya. Begitu juga dengan peruntukan bus tersebut lebih diutamakan mengangkut pelajar dalam wilayah Kota Lhokseumawe.

“Apabila supir mengambil ongkos kepada para pelajar pada saat jam operasionalnya. Maka akan kami kenai sanksi.  Karena tambahan biaya kepada supir dan juga kebutuhan operasional lainnya sudah ditangulangi oleh Pemko Lhokseumawe. jadi layani pelajar dengan baik,” ucap Suaidi mengingatkan.

Disebutkan oleh orang nomor satu di Kota Lhokseumawe tersebut, tujuan digratiskan angkutan kepada para pelajar di wilayah Kota Lhokseumawe tersebut adalah sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan.

“Harapan kita adalah, mutu dan pelayanan pendidikan di Kota Lhokseumawe harus semakin lebih baik kedepan. Tidak ada alasan untuk tidak sekolah karena tidak ada ongkos berangkat ke sekolah, karena bus gratis telah kita sediakan. Begitu juga sebelumnya, seragam gratis kepada siswa kurang mampu juga telah kita berikan secara gratiskan. Yang tujuannya adalah, anak-anak Kota Lhokseumawe harus pintar,” terang Suaidi Yahya.Walikota Lhokseumawe

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Kota Lhokseumawe Syahrul Amani, mengatakan, pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil oleh Pemko Lhokseumawe. karena hal tersebut juga sebagai upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Lhokseumawe.(Agam)

]]>
Walikota Membuka Lomba Tari Seudati dan Ranup Lampuan http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/walikota-membuka-lomba-tari-seudati-dan-ranup-lampuan.html Wed, 09 Dec 2015 04:32:22 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=124 berita_191013_800x600_kirem22LHOKSEUMAWE –  Wali Kota Suaidi Yahya membuka lomba tari Seudati dan Ranup Lampuan tingkat SD, SMP dan SMA, di Terminal Labi-labi/Angkutan Kota, Keude Aceh, Lhokseumawe, Sabtu, 2 Mei 2015.

Wali Kota Suadi dalam sambutannya mengatakan pemerintah melalui Dinas  Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Lhokseumawe akan mengadakan event ini saban tahun untuk melestarikan seni budaya Aceh.

“Melalui lomba ini kita berharap dapat menumbuhkembangan minat, bakat, dan kreasi, khususnya bagi anak-anak peserta didik, sebab merekalah yang kemudian akan menjadi penerus pelestarian seni budaya ini,” ujar Suaidi.

Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, dan Kebudayaan Lhokseumawe Ishaq Rizal mengatakan lomba tari Seudati diikuti 13 grup dan Ranup Lampuan 41 grup tingkat SD, SMP dan SMA di kota ini. Kegiatan ini berlangsung dua hari atau sampai besok/Minggu.

“Mereka yang menang akan kita lakukan pembinaan lagi sebagai upaya pemantapan agar nantinya jika ada event-event ditingkat provinsi maupun nasional merekalah yang menjadi wakil Lhokseumawe,” kata Ishaq.

– See more at: http://archives.portalsatu.com/news/buka-lomba-seudati-tingkat-pelajar-ini-kata-wali-kota-lhokseumawe/#sthash.opOKgGgC.dpuf

]]>
Pemko Lhokseumawe Tetapkan Gampong Adat http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/pemko-lhokseumawe-tetapkan-gampong-adat.html Wed, 09 Dec 2015 04:26:02 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=121 walkotLhokseumawe (ANTARA Aceh) – Pemerintah Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan gampong adat, sebagai upaya melestarikan adat istiadat di wilayah itu.

Penetapan desa yang diberi tema “Gampong Meusilinya Adat Yang Berbasis Syariat” disampaikan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya,  dalam konferensi pers yang berlangsung di ruang rapat Wali Kota Lhokseumawe, Selasa.

Hadir pada acara itu, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe T Yustedi, Kadis Dishubparbud Kota Lhokseumawe Ishaq Rizal, unsur Dewan Kesenian Aceh dan para tokoh adat.

Suaidi Yahya mengatakan, penetapan desa adat dimaksud bertujuan melestarikan adat istiadat Aceh yang berbasis sesuai dengan Syariat Islam, yang  dijalankan oleh masyarakat dalam kehidupan kesehariannya.

Dijelaskan, makna dari kata “Meusilinya” adalah keteraturan masyarakat dalam menjalankan berbagai fungsi dan aspek kehidupan adat, baik dari lingkungan pergaulan, seni budaya dan juga aturan-aturan desa yang berasal dari adat istiadat Aceh secara turun temurun.

Wali Kota Lhokseumawe menambahkan, memandang perlu melakukan upaya penetapan desa adat dimaksud, karena melihat dari fenomena pengaruh budaya pada masa sekarang. Banyak hal tentang nilai-nilai kehidupan adat yang mulai ditinggalkan.

“Kita inginkan supaya adat dan budaya tetap hidup dalam masyarakat, sehingga ini merupakan salah satu upaya dalam meestarikan adat budaya Aceh supaya tetap hidup dan berkembang dalam masyarakat sebagai sebuah indeditas terhadap nilai-nilai budaya kita,” ujar Suaidi Yahya.

Suaidi Yahya menyebutkan, untuk tiap kecamatan dalam wilayah Kota Lhokseumawe ditetapkan satu gampong sebagai desa adat.

Untuk Kecamatan Muara Satu (Gampong Padang Sakti), Kecamatan Muara Dua (Gampong Lhok Mon Puteh), Kecamatan Banda Sakti (Gampong Kuta Blang) dan untuk Kecamatan Blang Mangat, Gampong Seunubok.

“Gampong yang dipilih, telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh tim yang diketuai oleh MAA Kota Lhokseumawe. Kepada desa ada yang ditetapkan menjadi desa adat di Kota Lhokseumawe akan diberi bantuan pembinaan terhadap berbagai kegiatan yang menunjang adat istiadat Aceh,” ungkap Suaidi Yahya.

]]>
Ribuan Fun Bike Meriahkan Visit Kota Lhokseumawe http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/ribuan-fun-bike-meriahkan-visit-kota-lhokseumawe.html Tue, 08 Dec 2015 17:00:13 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=94 funLHOKSEUMAWE – Sepeda santai (fun bike) dalam rangka menyambut Visit Year Lhokseumawe 2015 akan berlangsung Minggu (25/5) pagi besok. Adapun rute yang akan dilalui peserta fun bike yang diadakan Harian Serambi Indonesia bekerja sama dengan Pemko Lhokseumawe dan Paramex itu diawali dengan start di Jalan Nyak Adam Kamil (Lapangan Hiraq Lhokseumawe).

Kemudian, menuju Jalan Merdeka, Jalan Merdeka Timur, dan Jalan Merdeka Barat. Selanjuntya, menuju Jalan Kenari hingga Simpang Empat, dan finish di Lapangan Hiraq (rute lengkap fun bike lihat grafis). Pelepasan peserta akan dilakukan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya didampingi Wakilnya Nazaruddin dan Sekdako Dasni Yuzar.

“Kita akan menurunkan 60 personel untuk pengamanan sepanjang rute fun bike,” ujar Kadis Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Ishaq Rizal kepada Serambi, Jumat (23/5). Menurutnya,

60 personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah simpangan jalan, sehingga memudahkan peserta mengikuti even tersebut. “Fun bike ini bisa menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat Lhokseumawe dengan kabupaten/kota lain sekaligus menyambut Visit Lhokseumawe 2015,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Joko Surachmanto melalui Kasat Lantas, AKP Eko Purwanto kepada Serambi menyebutkan, untuk pengamanan fun bike tersebut, pihaknya sudah menyiapkan 25 personel Satlantas untuk berjaga-jaga di setiap persimpangan yang dilalui peserta. “Kita juga akan dibantu tim lain. Fun bike ini juga jadi bagian dari sosialiassi keselamatan berlalu lintas. Apalagi, kami sedang melaksanakan operasi simpatik, yaitu keselamatan berlalu lintas di jalan raya,” kata AKP Eko Purwanto seraya menambahkan, pihaknya juga telah mempersiapkan mobil fowreder.

Galery Foto Funbike:

 11880350_893334240753162_5972374569831886664_n 11887968_893335264086393_9082286541550197785_n 11888109_893335054086414_6974666797534132449_n 11888118_893334854086434_718145476115375127_n 11891072_893335397419713_5410001142244911994_n 11895983_893334577419795_6192086474133189799_n 11896036_893334670753119_4055174318765443890_n 11899972_893335524086367_6053662201408949645_n 11934969_893335230753063_7609493832206127422_n 11954816_893334477419805_2808713576879691123_n fun fun1 fun2 fun3 fun4 fun5

]]>
Duta Wisata Aceh 2015 diselenggarakan di Lhokseumawe http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/duta-wisata-aceh-2015-diselenggarakan-di-lhokseumawe.html Tue, 08 Dec 2015 09:45:44 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=56 IMG_5173LHOKSEUMAWE, Meriza Akbar  asal Kabupaten Aceh Besar dan Cut Haryani asal Kota Lhokseumawe dinobatkan menjadi pasangan Duta Wisata Aceh 2015.  Keduanya berhasil meraih juara I setelah menyisihkan saingannya dari 23 pasangan perwakilan duta wisata lainnya.

Pasangan Meriza Akbar dan Cut Haryani berhak mendapatkan hadiah uang tunai plus tropi. Sedangkan untuk juara II diraih oleh pasangan Muhammad Abrar asal Kota Banda Aceh dan Atika Pratiwi asal Aceh Selatan dan Juara III Syawil Syahputra asal Aceh Selatan dan Alvi Khairiyah asal Kota Banda Aceh.

Pemilihan Duta Wisata Aceh tahun 2015 tersebut diselenggarakan oleh Dinas Kebudayan dan Parawisata Provinsi Aceh, difasilitasi oleh Dinas Perhubungan Kebuduyaan dan Parawisata Kota Lhokseumawe. Kegiatan itu juga didukung oleh Politeknik Negeri Lhokseumawe, khususnya dalam penyelenggaraan Grand Final.

Penobatan Duta Wisata Aceh 2015 itu berlangsung di Auditorium Politeknik Negeri Lhokseumawe, Sabtu 17 Oktober 2015 malam. Sementara peserta yang terpilih itu telah mengikuti beberapa tahapan dan berupa pembekalan, presentasi serta sejumlah penilaian lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Reza Fahlevi melalui Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani, mengatakan, pemilihan Duta Wisata Aceh 2015 itu mengambil tema “Duta Wisata Aceh Siap Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).” Katanya kepada sejumlah wartawan, usai penobatan Duta Wisata Aceh.

Ditambahkan, pihaknya sengaja memilih tempat atau lokasi pelaksanaan Duta Wisata Aceh 2015 tersebut di Kota Lhokseumawe, dan merupakan  sebuah kebanggaan dari Disbudpar Aceh dalam rangka mensukseskan kampanye pariwisata Visit Lhokseumawe Year 2015.

“Maka dengan ini Pemerintah Aceh melalui dinas terkait terus berupaya memberikan dukungan kepada Kota Lhokseumawe, agar apa yang dicita-citakan dalam mengembangkan pariwisata dimasa mendatang akan terlaksana,” ujar Rahmadhani.

Lanjutnya, disamping itu Kabupaten/Kota lainnya, juga terus berupaya untuk melakukan pembangunan dan pengembangan sehingga kedepan juga akan menjadi tuan rumah Duta Wisata Aceh secara bergiliran.

Rahmadhani menambahkan, “Terhadap mereka yang telah terpilih menjadi Duta Wisata Aceh, akan terus dilakukan pembinaan lanjutan  sehingga mereka akan tampil maksimal di ajang Nasional beberapa bulan kedepan untuk membawa Aceh menjadi yang terbaik,”  katanya.

Galery Foto:

IMG_4743 IMG_5061 IMG_5097 IMG_5178 IMG_5308 IMG_5353 IMG_5372

]]>
Layang Tunang Sambut Visit Kota Lhokseumawe 2015 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/layang-tunang-sambut-visit-kota-lhokseumawe-2015.html http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/layang-tunang-sambut-visit-kota-lhokseumawe-2015.html#comments Tue, 08 Dec 2015 02:50:12 +0000 http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/?p=32 17ACEHTERKINI.COM | Geulayang tunang adalah sebuah permainan tradisional masa kejayaan Aceh di masa Kerajaan Iskandar Muda. Sebelum teknologi berkembang, Permainan ini juga bermanfaat untuk mengetahui arah dan kecepatan angin bagi rakyat tempo dulu.

Budaya ini di Aceh terus digalakkan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Lhokseumawe, Ishak Rizal mengatakan dalam rangka Visit Lhokseumawe, pihaknya melestarikan kembali budaya Geulayang Tunang ini.

Kegiatan ini mengundang seluruh peserta dari kabupaten kota di Aceh. “Sudah delapan kabupaten yang akan mengirim pesertanya, masing-masing dua orang per kabupaten kota yang didaftarkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata masing-masing kabupaten kota,” kata Ishak Rizal kepada acehterkini, Senin (27/7/2015).

Permainan tradisional Aceh ini akan dipusatkan di Taman Wisata Guha Jepang, Kota Lhokseumawe pada 1-2 Agustus 2015.

“Ini bagian awal dari Visit Lhokseumawe 2015 sebagai Kota Petro Dollar, menumbuhkembangkan kembali adat dan budaya Aceh,” ujar Ishak Rizal.

Sejarahnya, permainan geulayang tunang atau layang kleung ini adalah hiburan musiman. Setelah musim panen padi, permainan tradisional Aceh ini dimainkan oleh masyarakat Aceh dari pagi hingga sore hari.

Ada tiga katagori penilaian yaitu saat tancap, saat terbang tinggi dan saat penambatan.

Saat tancap akan dinilai bagus naiknya. Jika lebih tiga kali tidak naik langsung gugur. Kemudian pada saat terbang tinggi dinilai ketegakkan selama 10 menit, tarik ulur sampai 500 meter benangnya.

Penilaian terakhir, saat penambatan selama 10 menit. “Hindari layang klep pada saat penambatan,” kata Ishak Rizal.

Kegiatan yang akan dibuka oleh Walikota Lhokseumawe, Suadi Yahya ini akan diwarnai dengan menaikkan layang raksasa dengan ukuran 10 meter dengan 10 personil.

Tujuan kegiatan ini kata Ishak Rizal untuk melestarikan kembali nilai-nilai budaya di masyarakat Aceh yang hampir hilang.  “Ini juga awal dari Visit Lhokseumawe 2015,” ujarnya.

Pemko Lhokseumawe sebelumnya juga telah melestarikan kembali tarian saman dan ranup lampuan bagi anak-anak dan para pelajar. “November nanti juga akan ada kegiatan “Alee Tunjang” budaya tradisional Aceh saat turun ke sawah dan ke laut.

Alee Tunjang ini merupakan gerakan yang melahirkan bunyi dan irama,” demikian Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lhokseumawe, Ishak Rizal. [Par]

Sumber: acehterkini.com

1 2 3 4 5 6 7 10 11 12 15 16 20

]]>
http://dishubparbud.lhokseumawekota.go.id/layang-tunang-sambut-visit-kota-lhokseumawe-2015.html/feed 2