Pelabuhan Krueng Geukueh Akan Jadi Pusat Distribusi Barang

General Manager PT Pelindo I Cabang Lhokseumawe, I Wayan Wirawan, SE, MSP, mengatakan, keberadaan Pelabuhan Umum Krueng Geukueh sangat strategis bagi wilayah Aceh. Pelindo bersama Pemerintah Aceh dan Aceh Utara akan mencari investor untuk membuka rute pelayaran baik dalam maupun luar negeri.

“Pelabuhan Krueng Geukueh akan kita jadikan sebagai main port-nya (pelabuhan utama) Aceh, pusat distribusi barang-barang dari dan ke Aceh,” kata I Wayan Wirawan didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Utara, Arifin, kepada para wartawan di Lhokseumawe, Jumat, 5 September 2014.

Menurut Wayan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan berupaya membenahi persoalan-persoalan yang selama ini menjadi hambatan terkait pelayanan kepelabuhanan di Krueng Geukueh.

“Yang akan kita perjuangkan bagaimana cost (biaya) kegiatan di Pelabuhan Krueng Geukueh dapat kita tekan, sehingga daya saing produk yang ada di Aceh cost-nya lebih rendah. Cost logistic menjadi lebih murah dibandingkan harus adanya kombinasi angkutan laut dan angkutan darat via Medan,” ujarnya.

Wayan menyebut line transport juga memegang peranan penting untuk menjamin kelancaran arus barang dari dan ke Aceh. Pasalnya, beberapa daerah di Aceh tidak bisa dilewati truk besar, sehingga dibutuhkan tempat transit barang-barang tersebut agar dapat didistribusikan dengan cepat.

“Dinas Perhubungan Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Utara memegang peranan sangat penting dalam mendukung percepatan pelaksanaan pengembangan Pelabuhan Krueng Geukueh,” kata mantan GM Pelindo I Cabang Pelabuhan Malahayati ini.

Wayan mengakui selama ini Pelabuhan Umum Krueng Geukueh terkesan tidak berfungsi lantaran banyak aktivitas lain seperti terminal-terminal khusus. Itulah sebabnya, kata dia, pihaknya terus berusaha melakukan pembenahan untuk mempercepat pertumbuhan pelabuhan tersebut.

“Harapan kita ke depan pelabuhan ini menjadi main port-nya Aceh yang akan bermanfaat bagi masyarakat. Kita akan menjamin kelancaran arus barang dan arus penumpang, baik barang proyek, dan barang konsumsi. Kegiatan ekspor impor juga akan kita percepat melalui berbagai upaya kerja sama dengan pihak pemerintah maupun swasta,” ujar Wayan.

Pin It

Leave a Reply